"Untuk jumlahnya tadi kurang lebih 60 orang. Itu sudah ada yang dievakuasi sekitar 15 orangnya, atau lima orangnya, itu sudah dibawa sama kapal nelayan. Terus untuk sisanya itu ada yang sudah dibawa di Hotel Karisma Banjarmasin," jelasnya.

Namun, Yunita mengaku belum mengetahui secara pasti nama-nama penumpang yang telah dievakuasi tersebut. Ia juga belum mendapat kepastian apakah kakaknya termasuk dalam penumpang yang telah ditemukan.

"Untuk pastinya, nama-namanya itu masih belum diketahui," katanya.

Triyono diketahui bekerja sebagai sopir ekspedisi yang membawa paket antarpulau. Ia disebut sudah sering melakukan perjalanan ke Banjarmasin untuk mengantarkan barang.

"Betul, sopir ekspedisi. Paket," kata Yunita.

Meski sering melakukan perjalanan ke Banjarmasin, Triyono baru kali ini menggunakan KM Virgo Transport 8. Sebelumnya, ia tidak biasa menggunakan kapal tersebut.

"Baru ini, baru kali ini. Biasanya enggak," ujarnya.

Yunita mengatakan tidak ada cerita atau tanda-tanda khusus dari Triyono saat berada di kapal pada Sabtu. Menurutnya, sang kakak tidak pernah menyampaikan adanya masalah sebelum kapal hilang kontak.

"Itu sama sekali enggak ada apa-apa, Mbak. Enggak ada tanda-tanda apa pun," tuturnya.