NADIKABAR.COM β€” Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan perkembangan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan sehari-hari menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam penyusunan kebijakan.

Saat menerima audiensi Dewan Bisnis AS-ASEAN (USABC) di Jakarta, Selasa, dia mengatakan hal tersebut dilakukan dengan tetap memberikan perlindungan terhadap pencipta.

β€œPerkembangan zaman mendorong penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari, namun pada saat yang sama perlindungan terhadap pencipta tetap menjadi aspek yang sangat penting. Kepentingan platform, pencipta, dan masyarakat harus dapat diperhatikan secara seimbang,” kata Yusril, seperti dikonfirmasikan.

Maka dari itu dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Hak Cipta, kata dia, pemerintah perlu memperhatikan keseimbangan kepentingan antara platform penyedia layanan, perusahaan teknologi, para pencipta karya, dan masyarakat sebagai penerima manfaat.

Apalagi, sambungnya, kepastian hukum merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga keberlanjutan investasi.