"Saya bakal datang juga sebagai saksinya dia. Cuma saya sebagai teman bakal mencoba usaha untuk meluruskan nama baik dia," pungkasnya.
Perkara ini bermula dari sebuah insiden di kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada 12 September 2026. Seorang perempuan berinisial ANW melaporkan Betrand Peto ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual.
Pihak Betrand Peto bersama kuasa hukumnya telah membantah tuduhan tersebut secara tegas dan menyatakan tidak pernah melakukan kontak fisik yang melanggar hukum.
Insiden di lokasi yang sama juga memicu aksi saling lapor, termasuk laporan dugaan penganiayaan dari rekan Betrand Peto, Bebby Hatami. Buntut dari bergulirnya proses penyelidikan perkara ini, Betrand Peto memutuskan untuk mengambil jeda cuti sementara dari aktivitas syuting.