"Di situ aku mungkin lebih kayak banyak sekali belajar untuk mencintai diri sendiri dan mengerti diri sendiri lebih dari yang lain," tuturnya.
Bukan hanya perihal self-love, masa-masa sulit tersebut juga membentuk cara pandang Zee dalam menyikapi kegagalan dan ketidakpastian. Ia menyadari kapasitas manusia dalam merancang masa depan sangat terbatas, sehingga kekecewaan ketika rencana tidak terwujud semestinya disikapi dengan bijak.
"Kalau di kehidupan aku sendiri, aku merasa rencana Tuhan itu selalu yang terbaik. Jadi kadang kita sebagai manusia kapasitas rencana kita tuh cukup segitu, kita tuh enggak pernah melihat sesuatu yang lebih besar lagi daripada itu," ujar Zee.