Ia berhasil memenangi Liga Spanyol pada 2017 serta menjadi juara Liga Champions tiga musim beruntun pada 2016-2018. Ia sempat mundur selama hampir setahun sebelum kembali melatih Madrid pada 2019 dan kembali memenangi Liga Spanyol setahun setelahnya.

Dengan catatan gemilang itu, tak heran bila ekspektasi padanya pun tinggi di Timnas Prancis. Zidane memahami hal tersebut. "Ini sesuatu yang baru. Saya mengambil alih posisi pelatih kepala, jadi orang-orang membicarakannya. Itu wajar," ucapnya.

Ia pun tak mau ambil pusing dengan sorotan yang diarahkan kepadanya. "Anda harus menerima kenyataan yang ada. Namun, bukan itu tujuan saya di sini. Memenangkan pertandingan adalah hal yang paling menarik minat saya," tegasnya.