Mamdani menambahkan, industri teknologi ingin kita percaya bahwa AI dalam pendidikan awal tidak hanya tak terhindarkan tapi juga perlu. Namun, dia belum pernah melihat studi bahwa AI bermanfaat bagi siswa sekolah dasar hingga menengah.
"Kita tidak melihatnya begitu. Saya belum pernah melihat studi menunjukkan bahwa AI bermanfaat bagi pelajar di sekolah dasar dan sekolah menengah, dengan pengecualian tentu saja dari penelitian yang disponsori perusahaan-perusahaan untuk keuntungan mereka. Jadi mulai dari tahun ajaran sekolah ini kita akan moratorium satu tahun untuk penggunaan AI generatif untuk pelajar 2K (Kindergarten 2 alias TK B) hingga kelas 8 (SMP)," tegas dia.
Guru masih akan diizinkan menggunakan AI untuk perencanaan pelajaran dan pekerjaan administratif yang memenuhi standar keselamatan kota.
Kebijakan ini juga memperkenalkan pedoman waktu penggunaan layar yang baru, termasuk pembatasan penggunaan perangkat satu lawan satu untuk siswa termuda dan rekomendasi batasan harian 30 menit untuk kelas 3-5 dan 45 menit untuk kelas 6-8.