Zulhas menjelaskan angka NTP sebesar 129 menunjukkan para petani kini telah mengantongi margin keuntungan bersih sekitar 29 persen dari proses produksi. Tingkat keuntungan tersebut dinilai sudah sangat layak untuk menopang kehidupan keluarga petani, mulai dari mengembangkan usaha hingga membiayai pendidikan anak.
"Artinya kalau pokoknya 100, dia sudah bisa plus untungnya 29 persen. Cukup untuk mereka petani-petani kita untuk mengembangkan usahanya, menyekolahkan anaknya, ya hidup layak," ujar Zulhas dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9/2026).
Peningkatan kesejahteraan tersebut juga terkonfirmasi secara langsung di lapangan. Zulhas menjelaskan saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, para petani menyambut positif kenaikan harga gabah yang saat ini mencapai Rp7.500 per kilogram.