NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Komite Pengarah Nilai Ekonomi Karbon (NEK) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pasar karbon RI memiliki potensi yang cukup besar. Bahkan, pasar karbon RI berpotensi menghasilkan US$ 7,7 miliar per tahun.
"Secara lebih luas, 45 proyek mitigasi lintas sektor sedang diproses. Sektor energi menjadi kontributor terbesar dengan potensi kredit karbon 358 juta ton hingga 2030. Pasar karbon Indonesia berpotensi menghasilkan nilai hingga US$7,7 miliar per tahun," kata Zulhas dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).
Hal tersebut diungkapkannya dalam acara Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2026 di Jakarta, Selasa (6/10).