Sementara itu, Tain, perwakilan HIPPA Tegalsari, mengusulkan pembangunan saluran air yang bersumber dari pemerintah dapat melibatkan masyarakat melalui sistem swakelola atau padat karya.

"Permintaan semua HIPPA itu kalau misalnya ada bangunan irigasu dari pemerintah harus diswakelolakakan pak," ucap Tain.

Petani asal Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Dianto, juga meminta penanganan segera terhadap persoalan saluran irigasi yang kerap mengganggu pasokan air, terutama saat musim kemarau panjang.

"Kami mohon kepada pak Menteri masalah ini bisa diselesaikan secepatnya," ujar Dianto yang diamini oleh puluhan petani lainnya di lokasi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Zulhas juga menyampaikan komitmen pemerintah pusat terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Ia menegaskan Presiden Prabowo Subianto menempatkan kesejahteraan petani sebagai salah satu prioritas.