Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Anggota DPR minta perkuat dukungan psikososial korban gempa NTT

NadiKabar Biro
Anggota DPR minta perkuat dukungan psikososial korban gempa NTT
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Anggota DPR minta perkuat dukungan psikososial korban gempa NTT.

Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta pemerintah memperkuat dukungan psikososial atau layanan kesehatan jiwa bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Netty dikutip di Jakarta, Jumat, langkah tersebut bernilai penting untuk dilakukan guna mengantisipasi dampak psikologis yang muncul sejak masa tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.

"Saat rapat kerja dengan Menkes kemarin, saya juga sudah bertanya dan memberi masukan soal dukungan psikososial dan kesehatan jiwa diperkuat dalam penanganan pascagempa Flores, NTT,” ujar dia.

Dia menekankan bahwa penanganan bencana tidak cukup hanya berfokus pada kondisi fisik korban, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan jiwa masyarakat terdampak, termasuk tenaga kesehatan dan relawan yang bertugas di lapangan.Lebih lanjut, Netty menyoroti kasus seorang pemuda berinisial LM (20) di Dusun Nggolonio, Kabupaten Nagekeo, NTT yang ditemukan meninggal dunia di sekitar tenda pengungsian pada Kamis (20/8). LM diduga mengalami depresi berat dan kecemasan akibat gempa susulan yang terus terjadi di wilayah tersebut.

“Kasus meninggalnya seorang pemuda di belakang tenda penampungan karena diduga depresi harus menjadi alarm bagi pemerintah bahwa penanganan fisik penting, tetapi masalah psikologis pascabencana patut diwaspadai,” ucapnya.Berikutnya, Netty memandang bahwa dukungan psikososial tidak hanya dibutuhkan masyarakat terdampak, tetapi juga tenaga kesehatan, Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK), dan relawan. Beban kerja serta tekanan selama menjalankan misi kemanusiaan, menurutnya, berpotensi memengaruhi kondisi fisik dan mental para petugas.“Karena kondisi penanganan bencana cukup berat dan sering kali nakes dan relawan juga ikut menanggung beban mental, maka dibutuhkan penguatan fasilitas kesehatan jiwa bagi mereka,” kata Netty.Selain dukungan kesehatan jiwa, Netty menilai pemerintah perlu memastikan sistem perlindungan bagi tenaga kesehatan, Tim SAR, dan relawan yang bertugas di wilayah bencana.Menurutnya, keselamatan petugas harus menjadi bagian penting dalam setiap operasi kemanusiaan agar tidak muncul korban tambahan dari unsur penolong.“Sistem ini untuk memastikan bahwa tak perlu ada korban jiwa tambahan. Pemerintah juga harus memberikan edukasi kepada semua relawan yang bertugas untuk memastikan bisa menyelamatkan diri sendiri dulu sebelum menyelamatkan orang lain,” kata dia.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia