Jakarta - Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) Syafrin Liputo meminta agar Gerakan Pramuka hadir dalam memberikan solusi dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Tema ini sangat relevan dengan tantangan pembangunan bangsa saat ini. Gerakan Pramuka tidak boleh hanya menjadi organisasi yang aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi harus mampu hadir dalam memberikan solusi dan kontribusi nyata bagi masyarakat," kata Syafrin dalam Peringatan Hari Pramuka ke-65 dengan tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045” di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat.
Dia mengatakan swasembada pangan bukan hanya persoalan pertanian, tetapi juga menyangkut pendidikan, keterampilan, inovasi teknologi, kewirausahaan, dan lingkungan hidup, sehingga diperlukan kemandirian masyarakat.
Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Syafrin memandang Gerakan Pramuka bukan sekadar organisasi ekstrakurikuler saja, melainkan mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal program-program prioritas pembangunan wilayah di Jakarta Selatan.
Pramuka, kata dia, dapat bersinergi dengan pemerintah dalam tiga pilar program utama, yakni penataan kawasan dan penghijauan wilayah, pengelolaan sampah dari sumbernya, serta mitigasi bencana dan aksi sosial masyarakat.
"Saya juga menekankan untuk Kwarcab (Kwartir Cabang) Jakarta Selatan terus menata organisasi Kwartir Ranting dan Gugus Depan secara baik. Seluruh suku dinas yang membina Satuan Karya (Saka) untuk segera membentuk kepengurusan serta melakukan koordinasi dengan Kwarcab dalam rangka penyusunan program keterampilan atau kecakapan khusus yang fokus, terarah, dan terukur," tutur Syafrin.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Selatan Sarwoko menyebutkan sebanyak 1.250 anggota Penggalang hadir pada pelaksanaan Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kota Jakarta Selatan.
Selain itu, lencana penghargaan dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka juga diberikan kepada sejumlah anggota dewasa Gerakan Pramuka yang telah mengabdi dan berkontribusi, baik dari segi tenaga, pikiran dan lainnya.
"Pendidikan budi pekerti dan karakter adalah hal utama yang harus ditanamkan. Saya yakin pembinaan dalam Pramuka sangat menekankan budi pekerti yang dapat dicontoh oleh anak-anak. Hal inilah yang akan memberikan pengaruh positif terhadap teman-teman mereka yang lain," ungkap Syafrin.
Dalam momentum itu, Syafrin turut menyematkan sejumlah lencana penghargaan, di antaranya Lencana Melati, Lencana Darma Bakti, dan Lencana Karya Bakti.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.