NADIKABAR.COM — Rangkaian seleksi Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026 telah selesai dilaksanakan. Sepuluh finalis dari berbagai provinsi telah mengikuti tahap presentasi dan wawancara di hadapan dewan juri.
Sepuluh finalis tersebut sebelumnya telah lolos seleksi dan verifikasi administrasi dari 16 Karang Taruna yang mendaftar. Melalui presentasi dan wawancara, para peserta memaparkan program unggulan, inovasi, serta manfaat kegiatan bagi masyarakat di wilayah masing-masing.
Beragam program yang dipresentasikan menunjukkan luasnya ruang pengabdian Karang Taruna, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, pemanfaatan teknologi, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.
Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial RI Mira Riyati Kurniasih menekankan ajang ini menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat kontribusi Karang Taruna bagi masyarakat.
"Karang Taruna Berprestasi ini menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat aksi dan dampak Karang Taruna bagi masyarakat yang sebelumnya kurang kita potret," ujar Mira dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2026).
Mira juga mengajak seluruh warga Karang Taruna menerjemahkan semangat 'Bersatu, Bergerak, Berdampak' melalui kolaborasi dan kerja nyata. Ia menyampaikan sepuluh Karang Taruna tersebut akan menjadi lokasi intervensi program Kementerian Sosial, termasuk peluang kemitraan dalam Program Kampung Berdaya.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal PNKT, Abdul Malik Haramain, menyampaikan penyelenggaraan kembali Karang Taruna Berprestasi merupakan bagian dari komitmen Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono untuk memberikan penghargaan terhadap potensi dan pengabdian kader di tingkat desa dan kelurahan.
"Pengaktifan kembali Karang Taruna Berprestasi ini merupakan bagian dari komitmen Ketua Umum PNKT, Budisatrio Djiwandono, untuk menghargai potensi dan kontribusi kader di seluruh Indonesia," kata Malik.
Menurutnya, penguatan organisasi perlu berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi dan keterampilan kader agar Karang Taruna semakin mampu menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial serta menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Di sisi lain, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Sosial RI, Andrianus Alla, dalam laporannya pada pembukaan kegiatan menyampaikan ajang Karang Taruna Berprestasi terakhir diselenggarakan pada 2019.
Melalui inisiasi dan kerja sama dengan PNKT, kegiatan ini kembali dilaksanakan pada 2026 sebagai bagian dari rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna.