Setelah tahap presentasi dan wawancara selesai, dewan juri akan menetapkan lima besar untuk mengikuti tahap kunjungan lapangan. Tahapan tersebut bertujuan memverifikasi kesesuaian program yang dipaparkan dengan pelaksanaannya di masyarakat. Seluruh hasil seleksi ditentukan berdasarkan penilaian dewan juri.

Melalui Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional 2026, Kementerian Sosial RI dan PNKT mendorong agar praktik baik dari desa dan kelurahan memperoleh apresiasi serta dukungan berkelanjutan.

Berbagai inovasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi Karang Taruna di seluruh Indonesia untuk terus bergerak, memperkuat pengabdian, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kegiatan yang berlangsung 17-20 September 2026 itu, sepuluh finalis yang mengikuti tahap presentasi dan wawancara pada 18-19 September 2026 adalah:

Karang Taruna Asoka, Desa Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Karang Taruna Bina Muda Jaya, Desa Pantai Cabe, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Karang Taruna Kelurahan Cempaka Putih Barat, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Karang Taruna Trisula, Desa Padangasri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Karang Taruna Kelurahan Umban Sari, Kota Pekanbaru, Riau.

Karang Taruna Hipenari, Kalurahan Ngargosari, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.