NADIKABAR.COM — Sekitar 10 penerbangan di Eropa menjadi sasaran ancaman bom. Imbasnya sebuah bandara di Warsawa bandara ditutup sementara dan pesawat angkatan udara di Roma dikerahkan.
Dilansir AFP, Rabu, (4/11/2026), usai dilakukan pemeriksaan menyeluruh, petugas tidak menemukan bahan peledak. Seluruh pesawat tersebut berhasil lepas landas dan mendarat dengan selamat di berbagai kota di Eropa dalam selang waktu beberapa jam.
Maskapai penerbangan bertarif rendah asal Irlandia, Ryanair, menjadi yang paling terdampak. Sebanyak empat penerbangan menuju berbagai tujuan menjadi sasaran ancaman.
Kepolisian Metropolitan London mengonfirmasi mereka "menerima informasi mengenai ancaman... terhadap empat pesawat yang dijadwalkan berangkat dari atau tiba di Bandara Heathrow" pada hari Selasa, salah satu pusat penerbangan tersibuk di Eropa.
Polisi tidak memberikan penjelasan lebih rinci, namun menyebut adanya peringatan lain terkait sebuah penerbangan di Bandara Manchester.
Setelah dilakukan pemeriksaan, "tidak ditemukan masalah keamanan apa pun," tambah Kepolisian Metropolitan London.
Selain itu, dua peringatan bom juga menyasar pesawat yang menuju ibu kota Polandia, Warsawa, termasuk penerbangan SAS Scandinavian Airlines dari Kopenhagen dan satu penerbangan dari Heathrow yang dioperasikan oleh maskapai Polandia, LOT, ungkap otoritas bandara Polandia.
Lebih lanjut, Operator Bandara Spanyol, Aena, juga mengonfirmasi protokol darurat telah diaktifkan "akibat adanya peringatan bom" pada penerbangan Ryanair yang mendarat pukul 10.30 pagi (09.30 GMT) dari Manchester di Murcia, Spanyol tenggara. Pesawat tersebut berhasil mendarat tanpa kendala.
Penerbangan Ryanair lainnya, yakni dari Lisbon ke Roma, Dublin ke Roma, serta Dublin ke Sofia (ibu kota Bulgaria), juga menerima ancaman serupa.
Sementara itu, sebuah kapal pesiar berbendera Panama dievakuasi pada Selasa malam di Pulau Syros. Hal itu imbas adanya ancaman bom, menurut keterangan penjaga pantai Yunani.
Kapal bernama Crown Iris tersebut sedang berlabuh di sana dengan tujuan Haifa, Israel, membawa sekitar 1.500 penumpang dan awak kapal. Tidak ditemukan bahan peledak, dan kapal tersebut dijadwalkan untuk melanjutkan perjalanannya, ujar pihak berwenang.
Jet tempur Angkatan Udara Italia dikerahkan untuk mengawal penerbangan Ryanair FR9611 dari Dublin saat mendarat di Bandara Roma-Fiumicino pada pukul 10.45 waktu setempat (09.45 GMT). Prosedur penanganan ancaman bom juga diberlakukan saat penerbangan Ryanair lainnya tiba di bandara tersebut pada pukul 09.40 (08.40 GMT).
"Pemeriksaan terhadap penumpang, bagasi, dan pesawat menunjukkan hasil negatif, sehingga status siaga dicabut," kata otoritas bandara Roma, dalam pernyataannya.
Selain itu, sebuah penerbangan Wizz Air dari Bergamo, Italia, juga mendapat peringatan keamanan. Usai mendarat pada pukul 09.10 GMT di Sofia, ibu kota Bulgaria, pesawat tersebut diperiksa, ungkap Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Bulgaria kepada AFP.
Rentetan insiden ini terjadi setelah jet tempur dikerahkan pada hari Senin, ketika penerbangan Wizz Air dari Bandara Luton, London, menuju Sofia dialihkan rutenya akibat ancaman bom, yang memaksa pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat di Budapest.
Tak hanya itu, Maskapai Scandinavian Airlines juga mengonfirmasi adanya "ancaman yang ditujukan terhadap penerbangan SK751 rute Kopenhagen-Warsawa,". Namun pesawat tersebut berhasil mendarat dengan selamat pada hari Selasa.
Pesawat itu tiba di Bandara Chopin, Warsawa, yang sempat menutup satu landasan pacu untuk keperluan pemeriksaan keamanan; namun, tidak ditemukan bahan peledak apa pun.
Sebuah penerbangan maskapai LOT, yang juga dijadwalkan tiba di Bandara Chopin, dialihkan ke bandara lain di ibu kota Polandia tersebut, yakni Bandara Warsaw Modlin.
Pihak berwenang sempat menutup bandara tersebut menyusul peringatan keamanan, namun pesawat Boeing 737 MAX itu tetap berhasil mendarat dengan aman. "Tidak ditemukan apa pun," ujar juru bicara Bandara Modlin, Adam Szablowski, kepada AFP.
Menteri Pertahanan Hungaria, Romulusz Ruszin-Szendi, menyampaikan melalui Facebooknya, layanan siaga pertahanan udara NATO telah mengeluarkan peringatan terkait penerbangan Wizz Air dari Bandara Luton, London.
"Jet tempur Gripen milik Angkatan Pertahanan Hungaria segera mengudara dalam hitungan menit dan memastikan pesawat penumpang tersebut mendarat dengan selamat di Budapest," ujarnya.