Proyek tersebut berisi sembilan lagu dengan pengaruh Afrobeats dan Afrowave. Iwobi juga menggandeng sejumlah musisi, termasuk Teni, Fido, serta rekan sesama pesepak bola Amadou Onana yang menggunakan nama panggung 24AM.

Kehadiran "More To Life" menjadi langkah penting bagi Iwobi untuk memperlihatkan sisi kreatifnya di luar sepak bola.

Pemain asal Belanda, Noa Lang, juga masuk dalam daftar pesepak bola yang menekuni musik secara serius. Ia menggunakan nama panggung Noano untuk memperkenalkan karya-karyanya di industri musik.

Lang telah merilis beberapa single, termasuk "7k op jea feas" dan "Damage" yang berkolaborasi dengan rapper Ronnie Flex. Kedua lagu tersebut mendapatkan respons positif dan meraih sertifikasi gold record di Belanda.

Ia juga terus mengembangkan proyek musiknya di tengah kesibukan sebagai pemain sepak bola profesional. Bagi Lang, musik menjadi ruang untuk menunjukkan sisi lain dari kehidupannya yang tidak selalu terlihat di lapangan.

Mantan kapten timnas Ghana, Asamoah Gyan, tidak hanya dikenal sebagai salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki negaranya. Ia juga pernah mencatatkan prestasi di industri musik.

Gyan menggunakan nama panggung Baby Jet ketika berkolaborasi dengan musisi Ghana bernama Castro. Keduanya bahkan merekam sejumlah karya dengan mengusung genre hiplife, perpaduan hip-hop dan musik populer khas Ghana.

Salah satu lagu mereka yang cukup terkenal adalah "African Girls", yang dirilis pada 2010. Karya tersebut berhasil memenangkan penghargaan Best Hiplife Single of the Year dalam ajang Ghana Music Awards.

Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa kemampuan Gyan tidak hanya terbatas pada urusan mencetak gol. Ia juga pernah mendapatkan pengakuan dari industri musik negaranya.

Mantan penyerang timnas Kolombia, Jackson Martinez, memiliki perjalanan berbeda dalam menekuni dunia musik. Setelah mengakhiri karier sepak bola profesionalnya pada 2021, ia semakin serius mengembangkan kemampuan sebagai rapper.

Martinez memilih genre hip-hop dan rap gospel dengan lirik yang banyak mengangkat tema keimanan, kehidupan, serta hubungan manusia dengan Tuhan.

Ia telah merilis sejumlah proyek musik, termasuk album "Las 2 Puertas" pada 2021 dan "Cuatro-Trece" pada 2024. Perjalanan Martinez memperlihatkan bagaimana musik dapat menjadi ruang baru untuk mengekspresikan pengalaman hidup setelah meninggalkan lapangan hijau.

Mantan penjaga gawang Barcelona, Jose Manuel Pinto, ternyata memiliki perjalanan musik yang cukup panjang. Ia menggunakan nama panggung Pinto Wahin untuk mengembangkan karier sebagai musisi sekaligus produser rekaman.

Selama memperkuat Barcelona pada 2008 hingga 2014, Pinto dikenal sebagai salah satu kiper pelapis yang ikut merasakan kesuksesan klub di berbagai kompetisi.

Di luar sepak bola, ia menekuni musik urban dan terlibat dalam sejumlah proyek produksi. Salah satu pencapaiannya adalah keterlibatan dalam produksi musik untuk pertunjukan Cirque du Soleil bertajuk Messi10, yang terinspirasi dari perjalanan Lionel Messi.