Pinto membuktikan bahwa ketertarikan terhadap musik bisa berkembang menjadi profesi yang serius, bahkan ketika seseorang memiliki karier utama di dunia olahraga.
Nama Djibril Cisse tentu tidak asing bagi penggemar sepak bola, khususnya pendukung Liverpool. Mantan penyerang asal Prancis tersebut pernah membantu The Reds memenangkan Liga Champions 2004/2005.
Setelah mengakhiri karier sepak bola profesionalnya pada 2015, Cisse semakin aktif menekuni dunia musik. Ia memilih menjadi disc jockey (DJ) dan tampil dalam berbagai acara hiburan.
Ketertarikan Cisse terhadap musik sebenarnya sudah muncul sejak masih aktif bermain sepak bola. Ia bahkan pernah mendapatkan kesempatan menjadi DJ dalam acara yang menghadirkan penyanyi internasional Mariah Carey pada 2017.
Baginya, musik merupakan salah satu bidang yang memberikan kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas di luar sepak bola.
Alexi Lalas merupakan salah satu mantan pemain timnas Amerika Serikat yang memiliki perjalanan menarik di dunia musik. Namanya dikenal luas setelah tampil dalam Piala Dunia 1994, tetapi di luar lapangan, ia juga memiliki kecintaan besar terhadap musik rock.
Lalas belajar bermain gitar sejak remaja dan mulai membentuk band ketika menempuh pendidikan di Rutgers University. Salah satu grup yang pernah dibentuknya bernama The Gypsies.
Band tersebut bahkan mendapatkan kesempatan menjadi pembuka konser grup rock Hootie & The Blowfish dalam tur Eropa pada 1998. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pencapaian menarik dalam perjalanan musik Lalas.
Tidak hanya bersama band, Lalas juga merilis sejumlah album solo, termasuk "Far from Close", "Ginger", dan "Infinity Spaces". Ia pernah mengatakan bahwa musik bukan sekadar hobi, melainkan sesuatu yang ia tekuni dengan keseriusan yang sama seperti sepak bola.
Menariknya, Lalas menganggap dirinya sebagai seorang performer, baik ketika berada di lapangan maupun di atas panggung. Baginya, menulis lagu dan tampil di hadapan penonton memberikan kepuasan tersendiri.
Sepak bola dan musik, Dua dunia yang bisa berjalan beriringan
Kisah sepuluh pesepak bola tersebut memperlihatkan bahwa kehidupan seorang atlet tidak selalu berpusat pada aktivitas di lapangan. Di balik latihan, pertandingan, dan tuntutan untuk meraih prestasi, mereka tetap memiliki ruang untuk mengeksplorasi minat serta bakat lainnya.
Memphis Depay, Rafael Leao, Moise Kean, dan Alex Iwobi menjadi contoh pemain aktif yang serius mengembangkan musik sebagai bentuk ekspresi diri. Sementara itu, Asamoah Gyan, Jackson Martinez, hingga Alexi Lalas memperlihatkan bagaimana kecintaan terhadap musik dapat berkembang menjadi aktivitas profesional di luar karier sepak bola.
Pada akhirnya, sepak bola dan musik memang memiliki panggung yang berbeda. Namun, keduanya sama-sama memberikan ruang bagi seseorang untuk menunjukkan kreativitas, menyampaikan cerita, dan membangun identitas.
Bagi para pemain tersebut, lapangan hijau bukan satu-satunya tempat untuk menunjukkan kemampuan. Ada panggung musik dan studio rekaman yang menjadi tempat mereka mengejar mimpi lainnya.