Berbeda dengan kondisi di sekolah hutan, aktivitas 11 orang utan menjadi terbatas selama berada di kandang evakuasi. Tim caregiver tetap memberikan stimulasi, tapi fasilitas yang tersedia tidak dapat sepenuhnya menggantikan lingkungan hutan.
Sementara itu, seekor tenggiling ditemukan dalam kondisi terluka akibat karhutla di Kampung Merasa, Kabupaten Berau, Kaltim. Dua kaki belakang satwa tersebut mengalami luka parah hingga tulangnya terlihat.
Founder Conservation Action Network (CAN) Borneo Paulinus Kristanto mengatakan tenggiling ini ditemukan pada Rabu (2/9) sekitar pukul 21.00 Wita, saat bersembunyi di dalam batang kayu yang terbakar.