"Pada saat kita melakukan pemadaman di Kampung Merasa itu ada sekitar delapan titik api yang berada di wilayah administrasi Kampung Merasa. Kemudian tim sudah memadamkan dari pagi sampai malam, akhirnya pada malam hari kita ketemu ada satu tenggiling saat tim lagi melakukan pemadaman," ujar Paulinus kepada detikKalimantan, Kamis (3/9).
Tim pemadam kemudian mengevakuasi satwa tersebut setelah melihat kondisinya mengalami luka cukup serius akibat kebakaran.
"Kita menemukan di kaki bagian belakang, dua kakinya itu ternyata sudah luka parah. Di bagian ekor juga ada terdapat bagian yang terbakar. Kondisi terakhir masih dalam perawatan intensif, namun kakinya luka parah hingga terlihat tulang," ungkapnya.