"Kesempatan yang sama tetap ada untuk semua pemain. Ini adalah susunan pemain yang ingin mewakili negara ini," katanya dalam jumpa pers seusai laga.
"Mereka yang bersedia melakukan perjalanan jauh, bekerja keras, memenangkan duel 50-50, serta bermain dengan semangat dan hati untuk para suporter di sini. Hal itu penting untuk dihormati," ujarnya menambahkan.
Sejak PSSI gencar mencari pemain diaspora untuk memperkuat Timnas Indonesia, situasi ini baru pertama kali terjadi. Biasanya selalu ada setidaknya satu atau dua pemain kelahiran tanah air yang dipilih menjadi starter, baik di era Shin Tae-yong atau Patrick Kluivert.