Namun Herdman menegaskan bahwa pemilihan tim tidak melihat asal-usul pemain. Siapa yang paling siap, maka berkesempatan besar untuk terpilih masuk ke tim.

"Mereka sekarang adalah orang Indonesia. Mereka senang bermain untuk kalian. Ketika mereka mulai menghindari duel, ketika mereka berhenti berlari dalam pertandingan, barulah pertanyaan seperti itu bisa diajukan," tegas Herdman.