Lakhsmie membenarkan masih ada sembilan santri yang menjalani perawatan. Namun, dia belum menjelaskan secara rinci rumah sakit mana saja yang saat ini masih merawat sembilan santri tersebut.

"Masih ada sembilan yang dirawat," ujar Lakhsmie.

Sebelumnya, ratusan santri di Sidoarjo mengalami gejala keracunan makanan yang diduga berkaitan dengan program MBG. Para santri mengalami sejumlah gejala seperti mual, muntah dan pusing hingga harus mendapatkan penanganan medis.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama instansi terkait masih melakukan penanganan dan pendataan terhadap para korban. Data jumlah pasien bersifat dinamis seiring proses pemantauan kondisi para santri.