NADIKABAR.COM — Aktivitas penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Solo juga terdampak oleh penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta imbas erupsi gunung Anak Krakatau. Sebanyak 14 penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Solo hari ini dibatalkan.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Adi Soemarmo, Hery Purwanto, mengatakan dengan adanya penutupan sementara di Bandara Soekarno-Hatta yang diakibatkan sebaran abu vulkanik di ruang udara, rute penerbangan Solo-Jakarta-Solo mengalami pembatalan penerbangan.

Sementara untuk jadwal penerbangan selain tujuan Jakarta, yaitu rute Solo-Denpasar-Solo masih beroperasi normal sesuai jadwal.

"Langkah pembatalan operasional penerbangan dilakukan guna keselamatan penerbangan, dan kami akan terus memantau perkembangan informasi adanya dampak erupsi dari Gunung Anak Krakatau," kata Hery Purwanto dalam keterangan tertulis kepada para wartawan, Minggu (6/9/2026).

Hery menjelaskan, 14 penerbangan yang dibatalkan tersebut yakni 7 penerbangan keberangkatan dari Solo menuju Jakarta dan 7 penerbangan kedatangan rute Jakarta-Solo.

"Adapun Penerbangan rute Solo-Denpasar-Solo menggunakan pesawat Super Air Jet beroperasional normal, dengan jadwal keberangkatan Super Air Jet IU 127 pada pukul 07.10 WIB dan kedatangan Super Air Jet IU 128 pada pukul 15.27 WIB," pungkas Hery.