NADIKABAR.COM — Bencana kekeringan yang melanda Provinsi Gorontalo berdampak pada 145 desa di 37 kecamatan dengan total 44.747 jiwa atau 16.056 Kepala Keluarga (KK) terdampak, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo per 16 Oktober 2026.

Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo Mohamad Tahir Laendeng di Gorontalo, Senin, mengatakan penanganan kekeringan dilakukan melalui distribusi air bersih hingga 16 Oktober 2026 yang tercatat mencapai 5.990.510 liter.

Penyaluran air bersih dilakukan bersama BPBD kabupaten dan instansi terkait untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami kesulitan air akibat kemarau.