"Peristiwa semacam ini baru sedikit yang didokumentasikan, sehingga kami belum bisa memberikan pernyataan yang sangat jelas mengenai hubungan spesifik tim redaksi runtuhnya gletser dan perubahan iklim," ujarnya dalam The Guardian Kamis (27/8/2026).

Wilayah Himalaya, yang membentang melintasi Nepal, India, Tiongkok, Bhutan, dan Pakistan, diketahui mengalami pemanasan dua kali lebih cepat dibandingkan rata-rata global. Meningkatkan risiko terjadinya longsoran salju, tanah longsor, dan banjir di kawasan tersebut.

Pada 2023, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan pegunungan di Nepal telah kehilangan hampir sepertiga massa esnya dalam kurun waktu sedikit lebih dari 30 tahun akibat pemanasan global. Nepal kini memiliki lebih dari 2.000 danau glasial yang 21 di antaranya dianggap berpotensi bahaya.