NADIKABAR.COM — Demonstrasi massa yang memprotes terkait biaya hidup di Paris, Prancis berakhir ricuh. Sebanyak 1.500 toko dan gerai retail dilaporkan rusak imbas demo yang berakhir ricuh hingga membuat sejumlah toko brand mewah dibakar dan dijarah massa.

Dilansir AFP, Minggu (18/10/2026), sekitar 1.500 toko dan gerai ritel mengalami kerusakan dalam aksi protes di Prancis. Banyak di antara ribuan toko tersebut dijarah.

"Kerugian yang dialami tempat-tempat usaha itu diperkirakan mencapai ratusan juta euro," ujar Presiden Federasi Ritel dan Perdagangan, Alexandre Bompard, kepada stasiun televisi LCI.

Namun, ia menambahkan masih terlalu dini untuk memberikan angka yang pasti.