NADIKABAR.COM — Sebanyak 186 dapur perebusan garam permanen dibangun di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, untuk memulihkan aktivitas produksi petambak yang terdampak bencana. Program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini diharapkan membantu petambak kembali bekerja sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

"Harapan kita tentunya dengan besaran dapur tungku perebusan, akan tentunya akan meningkatkan hasil," ujar Kepala Dinas Perikanan Aceh Utara Syarifuddin dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).

Pembangunan dapur perebusan tersebut tersebar di empat kecamatan. Salah satu lokasi penerima bantuan berada di Desa Teupin Kuyun, Kecamatan Seunuddon, dengan alokasi sebanyak 53 unit.

Di desa tersebut, dapur permanen dibangun dengan ukuran 4 × 6 meter untuk menggantikan fasilitas lama yang rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Fasilitas baru ini diharapkan mendukung proses pengolahan garam sekaligus meningkatkan kapasitas produksi petambak setelah aktivitas mereka terganggu akibat bencana.