"Iya, bisa, bisa dari pembaginya, juga bisa dari si penerima manfaat anak-anaknya, seperti itu," pungkasnya.

Diketahui, ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan pelajar di sejumlah sekolah di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo mengalami keracunan usai mengonsumsi menu MBG dari SPPG Kalitengah pada Selasa (1/9) siang.

Korban mengalami gejala seperti mual, muntah, hingga pusing. Menu yang dikonsumsi dari MBG tersebut terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu bali, sayur buncis baby corn, dan buah apel.

SPPG Kalitengah sendiri menyuplai MBG untuk 19 lembaga pendidikan. Saat ini SPPG tersebut di-suspend setelah kasus keracunan yang terjadi. Kepala SPPG, Rafli Ridho pun sudah dicopot oleh Badan Gizi Nasional (BGN).