Tantri mengimbau masyarakat agar rutin untuk mengecek tabung gas dan regulatornya. Dia juga meminta agar selalu memeriksa kelistrikan di rumah.

"Banyak terjadi kebocoran gas. Saya mengimbau untuk memastikan tutup dan regulator itu dicek agar aman. Korsleting listrik itu seperti charger HP dan apa itu harus diperiksa terus," pungkasnya.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Tantri Pradono membenarkan kabar meninggalnya balita itu.

"Yang meninggal identitas laki-laki umur 5 bulan. (Namanya Nail?) Iya, Mas," kata Tantri kepada NadiKabar melalui pesan singkat, Kamis (27/8) malam.

Tantri menyebut, korban meninggal sekitar pukul 19.20 WIB. Namun, belum ada informasi lebih lanjut di mana Naik wafat.

"Kurang lebih jam 19.20," sebut Tantri.

Lihat juga Video 'Kebakaran Bengkel di Pasuruan gegara Pemilik Bakar Sampah Sembarangan':