Karena itu, keluarga memilih tetap menunggu kepastian penerbangan dari Bandara Soetta.
"Makanya kita mau tidak mau harus menunggu informasi dari bandara melalui pesawat saja, kurang lebih begitu," sambung Frengki.
Lamanya waktu menunggu keberangkatan juga membuat keluarga harus mengeluarkan biaya tambahan. Frengki menyebut pengeluaran tersebut mencapai sekitar Rp1,5 juta.
Menurutnya, biaya itu muncul karena kondisi di luar rencana awal keluarga.
"Dari pihak penerbangan belum ada, tetapi dari kita pribadi memang ada pengeluaran tambahan yang sebenarnya tidak sesuai dengan rencana kita, yang mana ada kurang lebih satu setengah [juta] pengeluaran tambahan yang tidak sesuai dengan rencana yang sudah kita rencanakan sebelumnya," katanya.
Meski Bandara Soetta telah kembali dibuka, keluarga Frengki masih belum mendapatkan kepastian waktu keberangkatan ke Nias.
Sebelumnya, mereka dijadwalkan terbang pada pukul 06.55 WIB. Namun, jadwal tersebut kembali mengalami penundaan.