"Belum ada kepastian, karena kita juga cukup masih ragu. Dari awal kemarin kita diinformasikan bahwa kita akan terbang sekitar pukul 06.55, namun berdasarkan papan informasi terbaru bahwa kami akan delay lagi sekitar kurang lebih dua sampai tiga jam," ujarnya.

Frengki berharap penerbangan dapat segera dilakukan setelah operasional Bandara Soetta kembali normal.

"Kami berharap semoga nanti kami dapat berangkat dan terbang sekitar pukul 09.00 sesuai dengan jadwal yang ditata kembali," tutur Frengki.

Bandara Soetta sebelumnya menghentikan sementara operasional penerbangan akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara tersebut kemudian kembali dibuka pada Selasa (8/9) pukul 00.01 WIB.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan Bandara Soetta, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali aktif mulai pukul 00.01 WIB.

Sementara itu, Bandara Budiarto Curug dan Bandara Pondok Cabe kembali dibuka pada pukul 02.25 WIB.

"Per tanggal 8 September pukul 00.01 WIB, Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara Bandung dinyatakan aktif kembali. Menyusul Bandara Budiarto Curug Banten dan Bandara Pondok Cabe Banten juga kembali dibuka pada pukul 02.25 WIB," kata Dudy dalam pernyataan resmi.