Berdasarkan keterangan awal, kejadian bermula saat RR (63) sedang memasang paralon saluran air di depan rumah JR (70). JR kemudian keluar rumah sambil membawa senjata tajam jenis golok dan berlari ke arah RR hingga terjadi perkelahian.
"Warga di lokasi kejadian sempat takut melerai karena keduanya membawa senjata tajam. Perkelahian berhenti setelah salah satu terjatuh dan senjatanya terlepas, barulah warga memberikan pertolongan," jelasnya
Akibat insiden tersebut, RR mengalami luka robek di lengan, dada, punggung, serta lecet di lutut. Sedangkan JR menderita luka di dahi, telinga, lengan, leher, tangan, perut, paha, dan luka serius pada ibu jari tangan kanan.
"Akibatnya, RR harus dirawat ke RSUD Goeteng Taroenadibrata dan JR dirawat di RSU Siaga Medika Purbalingga," ujarnya.