Aksi pelaku disaksikan sejumlah siswa yang berkumpul di lokasi. Namun mereka tidak melerai aksi pelaku.

Julpandi menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat korban T (16) diduga tidak terima mendapat teguran dari salah seorang terduga pelaku RA, Sabtu (21/8). Persoalan itu berlanjut hingga korban mengajak pelaku duel satu lawan satu di belakang sekolah SMA Unggul Binaan Pante Raya.

Namun RA ternyata mengajak kawannya HR. Setelah sempat duel satu lawan satu hingga korban dibanting ke jalan tanah dan berbatu, HR ikut memukul korban.