"Pemerintah ke depan harus membuka telinga lebih lebar dan terus bisa mendengar aspirasi dan mengartikulasikannya dalam program. Ke depan pemerintah harus makin aspiratif, tidak bosan-bosannya mendengar keluhan rakyat," ujarnya.

Hermawi menyebut dua tahun ke belakang bukan perjalanan yang mudah. Menurutnya tidak mudah memimpin masyarakat di era kebebasan media sosial.

"2 tahun perjalanan pemerintahan Presiden PS (Prabowo Subianto), tentu bukan perjalanan yang mudah dan lurus, tidak mudah memimpin rakyat yang dua ratusan juta dengan kebebasan era medsos yang hampir tanpa batas," ucapnya.