"Pasti senang karena ini menjadi gelar juara pertama saya di level internasional. Sangat bersyukur karena saya menjadi juara tidak mudah di turnamen ini dan lawan yang saya hadapi sangat tangguh di setiap babaknya," kata Ayu saat disambut pengurus teras Pengkot PBSI Jakarta Selatan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Selasa (27/10/2026).
Ayu berharap pencapaian pada turnamen Luxembourg U17 Open 2026 bisa berlanjut di level nasional. Pada awal tahun, prestasi Ayu sempat lumayan apik dengan tembus delapan besar Sirkuit Nasional A Jawa Barat sebelum akhirnya kalah dari pebulutangkis asal klub Exist Badminton Club yaitu Zaira Octavia Armi lewat pertarungan rubber game 15-12, 13-15, 7-15.
"Gelar juara Luxembourg U17 Open 2026 harus menjadi motivasi buat saya di level nasional untuk bisa bermain lebih konsisten dan meraih gelar juara," ujar Ayu.
Pencapaian Ayu pada ajang Luxembourg U17 Open 2026 juga diraih dari sektor ganda campuran. Ayu memborong gelar juara setelah berpasangan dengan Rajendra Daffa Al Basith.
Rajendra/Ayu menjadi juara usai mengalahkan ganda campuran Irlandia yang diunggulkan di tempat ketujuh, Coley Chambers/Amira Pander, dengan skor 21-8, 21-18. Rajendra senang bisa meraih gelar juara di dataran Eropa.