"Latihan kami menghadapi turnamen terbilang maksimal. Kami mencoba memanfaatkan waktu yang ada dan dengan bimbingan dan motivasi dari pelatih serta Marcus Fernaldi Gideon kami bisa mengeluarkan kemampuan terbaik kami selama turnamen dan meraih gelar juara," ujar pemain asal Banyuwangi itu.
Pelatih Pengkot PBSI Jakarta Selatan, Yuan Kartika senang dengan pencapaian anak asuhannya selama bertanding di Luxembourg U17 Open 2026. Wanita kelahiran 30 Agustus 1987 itu berharap anak asuhannya tidak puas diri mengingat tantangan ke depannya untuk bisa memberikan pembuktian dan tampil konsisten di setiap turnamen yang diikuti.
"Saya berharap mereka tidak selesai sampai di sini. Pencapaian mereka juara di Luxembourg U17 Open 2026 harus menjadi motivasi untuk tampil di turnamen level nasional. Mereka harus berlatih lebih keras lagi untuk bisa konsisten dalam setiap turnamen yang diikuti," ujar wanita yang juga menjadi Kabid Binpres PBSI Jakarta Selatan itu.
Perwakilan Pengkot PBSI Jakarta Selatan, Kaisar Bobby Alexander, mengapresiasi prestasi yang diraih Rajendra Daffa Al Basith dan Suciati Aqueena Ayu. Diharapkan ke depannya gelar juara di Luxembourg U17 Open 2026 bisa menjadi motivasi untuk para pemain agar terus meraih hasil terbaik pada setiap turnamen yang diikuti.
"Raihan ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Kelak saya berharap mereka bisa menjadi generasi penerus pebulutangkis Indonesia yang mengharumkan nama Merah-Putih di kancah internasional," ungkap pria kelahiran 25 Juli 1989 itu.