NADIKABAR.COM — 2 Wakil Pengkot PBSI Jakarta Selatan Berjaya di Eropa

Pengkot PBSI Jakarta Selatan mengirim dua wakil untuk mengikuti turnamen bulutangkis Luxembourg U17 Open 2026. Keduanya berhasil naik podium.

Adalah Rajendra Daffa Al Basith dan Suciati Aqueena Ayu yang naik podium tertinggi di ajang yang digelar di Coque, Luxembourg pada 23 hingga 25 Oktober 2026. Ayu bahkan membawa pulang dua gelar juara pada sektor tunggal putri dan ganda campuran.

Ayu yang merupakan pebulutangkis kelahiran 27 September 2011 meraih gelar juara tunggal putri usai mengalahkan wakil Jerman, Isabella Deng, dengan skor 21-13, 21-16 di final. Hasil tersebut menjadi torehan penting pebulutangkis asal Boyolali (Jateng) itu setelah pada Yonex Sunrise Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025 sempat finis di delapan besar.

Ayu pun mengaku senang dengan pencapaian yang diraih pada level internasional di benua Biru. Terlebih lawan yang dihadapi tidak mudah dengan punya postur tubuh menjulang dan punya daya juang luar biasa.

"Pasti senang karena ini menjadi gelar juara pertama saya di level internasional. Sangat bersyukur karena saya menjadi juara tidak mudah di turnamen ini dan lawan yang saya hadapi sangat tangguh di setiap babaknya," kata Ayu saat disambut pengurus teras Pengkot PBSI Jakarta Selatan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Selasa (27/10/2026).

Ayu berharap pencapaian pada turnamen Luxembourg U17 Open 2026 bisa berlanjut di level nasional. Pada awal tahun, prestasi Ayu sempat lumayan apik dengan tembus delapan besar Sirkuit Nasional A Jawa Barat sebelum akhirnya kalah dari pebulutangkis asal klub Exist Badminton Club yaitu Zaira Octavia Armi lewat pertarungan rubber game 15-12, 13-15, 7-15.

"Gelar juara Luxembourg U17 Open 2026 harus menjadi motivasi buat saya di level nasional untuk bisa bermain lebih konsisten dan meraih gelar juara," ujar Ayu.

Pencapaian Ayu pada ajang Luxembourg U17 Open 2026 juga diraih dari sektor ganda campuran. Ayu memborong gelar juara setelah berpasangan dengan Rajendra Daffa Al Basith.

Rajendra/Ayu menjadi juara usai mengalahkan ganda campuran Irlandia yang diunggulkan di tempat ketujuh, Coley Chambers/Amira Pander, dengan skor 21-8, 21-18. Rajendra senang bisa meraih gelar juara di dataran Eropa.

"Latihan kami menghadapi turnamen terbilang maksimal. Kami mencoba memanfaatkan waktu yang ada dan dengan bimbingan dan motivasi dari pelatih serta Marcus Fernaldi Gideon kami bisa mengeluarkan kemampuan terbaik kami selama turnamen dan meraih gelar juara," ujar pemain asal Banyuwangi itu.

Pelatih Pengkot PBSI Jakarta Selatan, Yuan Kartika senang dengan pencapaian anak asuhannya selama bertanding di Luxembourg U17 Open 2026. Wanita kelahiran 30 Agustus 1987 itu berharap anak asuhannya tidak puas diri mengingat tantangan ke depannya untuk bisa memberikan pembuktian dan tampil konsisten di setiap turnamen yang diikuti.

"Saya berharap mereka tidak selesai sampai di sini. Pencapaian mereka juara di Luxembourg U17 Open 2026 harus menjadi motivasi untuk tampil di turnamen level nasional. Mereka harus berlatih lebih keras lagi untuk bisa konsisten dalam setiap turnamen yang diikuti," ujar wanita yang juga menjadi Kabid Binpres PBSI Jakarta Selatan itu.

Perwakilan Pengkot PBSI Jakarta Selatan, Kaisar Bobby Alexander, mengapresiasi prestasi yang diraih Rajendra Daffa Al Basith dan Suciati Aqueena Ayu. Diharapkan ke depannya gelar juara di Luxembourg U17 Open 2026 bisa menjadi motivasi untuk para pemain agar terus meraih hasil terbaik pada setiap turnamen yang diikuti.

"Raihan ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Kelak saya berharap mereka bisa menjadi generasi penerus pebulutangkis Indonesia yang mengharumkan nama Merah-Putih di kancah internasional," ungkap pria kelahiran 25 Juli 1989 itu.