Sekretaris BPBD OKI Nova Triyussanto mengatakan Fikri meninggal dunia di lokasi saat berupaya memadamkan api di kebun karet miliknya Desa Pulau Beruang, Kecamatan Tulung Selapan, OKI, pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Korban meninggal dunia dalam upaya memadamkan api, diperkirakan korban meninggal dikarenakan menghirup asap tebal dan pingsan di tempat kejadian," kata Nova dalam keterangan resmi yang diterima detikSumbagsel.

Berdasarkan keterangan keluarga, Fikri memiliki riwayat penyakit jantung dan asma. Korban diketahui bekerja sebagai mandor alat berat di sebuah perusahaan dan sedang mengambil cuti untuk mengawasi kebun miliknya yang terbakar. Sementara Ardiansyah dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami sesak napas di rumah.