Aini menambahkan, hingga 2026 terdapat 33 kelas Selantang yang telah terbentuk di Lamongan. Dari jumlah tersebut, 13 kelas telah menyelesaikan pembelajaran dan diwisuda dengan total 395 peserta lansia.
"Sementara 20 kelas Selantang masih dalam proses pembelajaran," jelas Aini.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengatakan, Selantang merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mendorong masyarakat lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan berdaya.
"Bekal yang panjenengan sudah dapatkan di sekolah ini agar kiranya dapat dimanfaatkan dengan baik dan terus diaplikasikan," kata Yuhronur Efendi saat acara yang berlangsung di Pendopo Lokatantra Lamongan, Rabu (26/8/2026).
Yuhronur berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh para peserta selama mengikuti Selantang tidak berhenti setelah wisuda. Para lansia diharapkan mampu menjadi teladan, pencerah, sekaligus pemberi arah bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.