Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, selain memberikan bantuan atas kerusakan, Polres Sukoharjo juga berfokus pada rehabilitasi pascabentrokan. Dalam rehabilitasi mental ini, Polres Sukoharjo mengerahkan tim trauma healing.

"Rehabilitasi ini berupa penggantian bangunan yang rusak di sekitar TKP. Kemudian juga kepada anak-anak, karena informasi dari warga ada trauma, ketakutan dan sebagainya," kata Anggaito saat dihubungi awak media.

Diberitakan sebelumnya, dua kelompok perguruan silat terlibat bentrokan di Desa Mranggen, Polokarto, Sukoharjo, pada Senin (7/9) dini hari. Massa dari dua perguruan silat yang bentrok telah dimediasi. Meski demikian, polisi masih mengamankan satu orang yang kedapatan membawa senjata tajam saat kejadian.

"Pada pertemuan malam ini (Senin, 7 September) kita melakukan musyawarah dalam rangka mediasi agar permasalahan kemarin dapat diperoleh kesepakatan," Kata Kapolsek Polokarto AKP Sri Haryanto dalam keterangan tertulis yang diterima NadiKabar, Selasa (8/9/2026).