Pada kategori Siswa, Juara 1 diraih Salsabila Zulfani Faradita dari SMKN 2 Gedangsari, Gunungkidul, melalui karya “Semangat yang Tak Padam dalam Keterbatasan.” Posisi Juara 2 ditempati Sabrina Putri dari SMPN 1 Leuwidamar, Lebak, melalui “Tidak Boleh Ada Anak yang Tertinggal.” Adapun Juara 3 diraih Juan Yoksania Bunga Homa dari SMPN 1 Pandawai, Sumba Timur, melalui “3 Anak, 1 Ilmu, dan Satu Alasan: Mengapa Saya Memilih Berbagi?”
Penghargaan Harapan kategori Siswa diberikan kepada Afrilian dari SMPN 2 Jengan Danum, Kutai Barat, melalui karya “Badanku Boleh Pendek, Namun Keinginanku Tinggi,” serta Greyzhia Rambu Ana dari SMPN 1 Pandawai, Sumba Timur, melalui “Belajar di Tengah Keterbatasan, Menumbuhkan Harapan.”
Ketua Pengurus Yayasan Astra - YPA MDR, Gunawan Salim mengatakan, karya-karya yang masuk menunjukkan bahwa banyak cerita pendidikan yang kuat justru lahir dari pengalaman sehari-hari di sekolah.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya literasi di sekolah binaan sekaligus membuka ruang bagi siswa dan guru untuk menyampaikan gagasan dari daerah mereka masing-masing.