NADIKABAR.COM — Jakarta (NadiKabar) – Sebanyak 282 karya tulis dari siswa dan guru binaan Yayasan Astra - Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (Yayasan Astra - YPA MDR) turut meramaikan Lomba Menulis 2026 yang mengusung tema “Menguatkan Pendidikan, Menumbuhkan Harapan.”

Tulisan-tulisan yang masuk membawa cerita yang dekat dengan keseharian di sekolah. Ada kisah tentang siswa yang tetap bersemangat belajar di tengah keterbatasan, guru yang mencari cara sederhana agar pembelajaran lebih menarik lebih berkesan, hingga upaya menjaga tradisi dan budaya di lingkungan sekolah.

Pada kategori Guru, Herfan Yanse Parlan Gagu dari SMPN 1 Borong, Manggarai Timur, meraih Juara 1 melalui karya “Para Pengamen di Sekolah.” Juara 2 diraih Elkana dari SDN 002 Damai, Kutai Barat, lewat tulisan “Di Bawah Tanah, Aku Menanam Mimpi yang Kelak Mengubah Dunia.” Sementara itu, Annisa Bela Azzahra dari SDN 1 Kertosari, Lampung Selatan, meraih Juara 3 melalui karya “Sepi di Antara Ribuan Halaman.”

Dua penghargaan Harapan pada kategori tersebut diberikan kepada Yohannes Alryanto Tapehen dari UPTD SD Inpres Buraen 2, Kupang, melalui karya “Adriana Katumhoit, Membagi Ilmu Merawat Tradisi,” serta Endah Nurcahyani dari SDN 005 Damai, Kutai Barat, melalui “Mengenal Bangun Ruang melalui Kerangka Sedotan.”

Pada kategori Siswa, Juara 1 diraih Salsabila Zulfani Faradita dari SMKN 2 Gedangsari, Gunungkidul, melalui karya “Semangat yang Tak Padam dalam Keterbatasan.” Posisi Juara 2 ditempati Sabrina Putri dari SMPN 1 Leuwidamar, Lebak, melalui “Tidak Boleh Ada Anak yang Tertinggal.” Adapun Juara 3 diraih Juan Yoksania Bunga Homa dari SMPN 1 Pandawai, Sumba Timur, melalui “3 Anak, 1 Ilmu, dan Satu Alasan: Mengapa Saya Memilih Berbagi?”

Penghargaan Harapan kategori Siswa diberikan kepada Afrilian dari SMPN 2 Jengan Danum, Kutai Barat, melalui karya “Badanku Boleh Pendek, Namun Keinginanku Tinggi,” serta Greyzhia Rambu Ana dari SMPN 1 Pandawai, Sumba Timur, melalui “Belajar di Tengah Keterbatasan, Menumbuhkan Harapan.”

Ketua Pengurus Yayasan Astra - YPA MDR, Gunawan Salim mengatakan, karya-karya yang masuk menunjukkan bahwa banyak cerita pendidikan yang kuat justru lahir dari pengalaman sehari-hari di sekolah.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya literasi di sekolah binaan sekaligus membuka ruang bagi siswa dan guru untuk menyampaikan gagasan dari daerah mereka masing-masing.

“Banyak pengalaman sederhana yang kemudian menjadi cerita yang bermakna. Ada semangat belajar, kreativitas guru, kepedulian terhadap sesama, sampai upaya menjaga budaya di daerah masing-masing. Kami berharap ruang seperti ini dapat terus mendorong siswa dan guru untuk giat menulis dan membagikan pengalamannya,” ujarnya.

Para pemenang menerima apresiasi dalam acara Forum Komunikasi Sekolah Binaan (FKSB) yang menjadi bagian dari Festival Generasi Cerdas 2026 diselenggarakan di Menara Astra, Jakarta.

Saat ini, Yayasan Astra - YPA MDR membina 190 sekolah yang terdiri atas 137 SD, 37 SMP, dan 16 SMA/SMK di 9 provinsi dan 18 kabupaten, dengan lebih dari 3.000 guru dan 42.000 siswa.