Informasi yang dihimpun Komnas HAM, ketiga korban merupakan bagian dari rombongan Dinas Pertanian Jayawijaya yang sedang melaksanakan perjalanan kedinasan. Ketiganya ditembak sepulang dari melaksanakan agenda pemerintah.

"Dalam perjalanan, rombongan diadang oleh kelompok bersenjata. Sejumlah penumpang kemudian dipisahkan, sementara tiga pegawai Dinas Pertanian menjadi korban penembakan dan meninggal dunia," ungkap Anis.

Komnas HAM pun meminta aparat penegak hukum mengusut informasi mengenai adanya pemisahan penumpang berdasarkan identitas atau asal-usul sebelum terjadinya penembakan. KSB atau KKB turut didesak menghentikan segala bentuk kekerasan.

"Komnas HAM juga meminta kepolisian, khususnya Polda Papua melakukan penyelidikan secara efektif, profesional, transparan, dan akuntabel untuk mengungkap pelaku serta pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut," tegasnya.