Menurut The Korea Herald, entitas baru Jin Air diperkirakan akan memiliki armada sebanyak 58 pesawat. Jumlah ini menjadikannya lebih besar dibandingkan pesaing utamanya di segmen penerbangan hemat, yaitu Jeju Air (45 pesawat) dan T'way Air (47 pesawat).

Merger ini juga menggabungkan kekuatan masing-masing maskapai di berbagai wilayah Korea Selatan. Jin Air melayani 47 rute internasional dan 14 rute domestik, dengan pusat operasi utama di Bandara Incheon Seoul.

Air Seoul mengoperasikan 10 layanan penerbangan internasional dari Bandara Incheon Seoul. Sementara Air Busan memiliki kekuatan di wilayah selatan negara tersebut, dengan melayani 39 rute yang berpusat di Bandara Gimhae Busan.

Entitas baru Jin Air akan menawarkan konektivitas penerbangan yang lebih baik bagi para penumpang tim redaksi Seoul, Busan, dan berbagai destinasi internasional populer di seluruh Asia.

The Chosun Daily menyebutkan bahwa terminal bandara telah disiapkan untuk langkah ini, di mana ketiga maskapai tersebut kini beroperasi dari Terminal 2 di Bandara Incheon Seoul.