NADIKABAR.COM — Veda Ega Pratama bukan satu-satunya pembalap yang melanggar bendera kuning dalam sesi Free Practice (FP) 1 Moto3 Qatar 2026, namun mengapa hanya pembalap Indonesia itu saja yang kena hukum?

Lantaran melanggar bendera kuning dengan tetap memacu gas dan ngebut, Veda kena hukuman berupa penalti turun enam posisi.

Artinya Veda tidak akan menempati posisi start sesuai hasil kualifikasi. Jika berhasil menduduki posisi pertama pada saat kualifikasi, maka pada start Veda harus menduduki posisi ketujuh atau enam posisi lebih rendah.

Dalam sesi FP 1 terlihat pula dua pembalap lain yang tidak mengindahkan sinyal bendera kuning di tikungan kesebelas, yakni Ruche Moodley dan David Almansa. Berbeda dengan Veda, dua pembalap lain tidak mendapat hukuman turun posisi enam peringkat pada saat start.

Situs MotoGP membeberkan alasan mengapa dua pembalap selain Veda tidak mendapat hukuman seperti pembalap Honda Team Asia tersebut.

Hukuman Veda terkait dengan pelanggaran serupa yang pernah dilakukannya pada rangkaian balapan Moto3 Jepang 2026. Maka seperti yang sudah diatur dalam pasal terkait pesan dari race direction. Lantaran sudah dua kali melakukan pelanggaran yang sama, Veda pun kena hukuman berbeda dengan dua pembalap lain.

"Para pembalap wajib mematuhi sinyal bendera, sinyal lampu, dan papan yang menyampaikan instruksi, termasuk pesan pada dasbor (dashboard messages) dari Race Direction. Setiap pelanggaran terhadap aturan ini akan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1.22 atau pasal yang relevan terkait pesan dari Race Direction."

"Dikarenakan alasan tersebut dan merupakan pelanggaran kedua musim ini, maka FIM MotoGP™ Stewards Panel menjatuhkan penalti enam grid (turun enam posisi start) untuk Race Moto3 Grand Prix Qatar. Sebelumnya pelanggaran pertama karena tidak mematuhi sinyal bendera kuning dilakukan Veda saat sesi Practice di Motegi," tulis keterangan resmi MotoGP.

Moodley dan Almansa dipastikan tidak akan menerima hukuman dan hanya mendapat peringatan saja.

"Dua pembalap lain juga terpantau tidak mematuhi sinyal bendera kuning di Tikungan 11, yakni Ruche Moodley (CODE Motorsports) dan David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP). Akan tetapi, mereka berdua hanya menerima Peringatan Resmi karena merupakan pelanggaran pertama musim ini," tulis keterangan resmi tersebut.