Data Tracer Study FTMD ITB tersebut memberikan gambaran mengenai jalur karier lulusan setelah menyelesaikan pendidikan. Mulai dari waktu mendapatkan pekerjaan, cara memperoleh pekerjaan, sektor industri yang dimasuki, hingga pilihan melanjutkan studi ke luar negeri.
Tracer study juga menggambarkan sektor ekonomi tempat alumni FTMD bekerja. Jika mengacu pada klasifikasi lapangan usaha yang digunakan Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat lima kategori yang paling banyak menjadi tempat bekerja alumni angkatan 2018.
Rinciannya:1. Kategori C - Industri Pengolahan: 21 persen.2. Kategori M - Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis: 12 persen.3. Kategori G - Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor: 11 persen.4. Kategori S - Aktivitas Jasa Lainnya: 10 persen.5. Kategori B - Pertambangan dan Penggalian: 9 persen.
Data tersebut menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan menjadi bidang usaha yang paling banyak menyerap alumni FTMD ITB.
Karier bukan satu-satunya pilihan alumni setelah menyelesaikan pendidikan di FTMD ITB. Sebagian lulusan angkatan 2018 memilih melanjutkan studi ke perguruan tinggi di luar negeri.
Sekitar 20 persen alumni tercatat melanjutkan pendidikan. Beberapa di antaranya melanjutkan studi di universitas ternama seperti Nanyang Technological University, University of Toronto, Monash University, dan The University of Tokyo, selain sejumlah perguruan tinggi luar negeri lainnya.
*Penulis adalah peserta program MagangHub Kemnaker di NadiKabar.com