NADIKABAR.COM — Kapal induk USS Abraham Lincoln akhirnya tiba di pangkalan San Diego, Amerika Serikat (AS). Kapal beserta 4.500 pelaut dan anggota marinirnya ini kembali ke AS usai 321 hari berlayar.

Dilansir CBS News, Jumat (9/10/2026), kapal USS Abraham Lincoln tiba di San Diego pada Kamis (8/10) waktu setempat. Ratusan anggota keluarga dan kerabat menunggu berjam-jam di bawah terik matahari untuk menyambut orang-orang terkasih mereka.

Saat kapal merapat ke pelabuhan, sorak-sorai meriah membahana dari dermaga. Para pelaut berdiri tegak dalam sikap sempurna di geladak selama proses kapal induk mendekati dermaga. Begitu mereka diperbolehkan bubar, senyum dan lambaian tangan pun bermunculan saat para pelaut mengeluarkan ponsel untuk menghubungi orang-orang di dermaga.

Kapal induk Lincoln telah dikerahkan selama lebih dari 10 bulan, termasuk lebih dari 250 hari berturut-turut di laut pada tahun ini. Sebagian besar waktu tersebut dihabiskan di Timur Tengah, tempat kapal induk beserta kapal-kapal pengawalnya mendukung upaya perang AS terkait Iran.

Gugus tugas ini meninggalkan kawasan tersebut pada akhir Agustus dan mulai berlayar kembali ke pangkalan induknya di San Diego, dengan singgah di Thailand dan Guam. USS George Washington, kapal induk AS lainnya yang berpangkalan di Jepang, tiba di Timur Tengah pada bulan Agustus untuk menggantikan Lincoln.

Selama masa penugasan Lincoln di laut yang memecahkan rekor durasi tersebut, Angkatan Laut mendapat sorotan tajam terkait kondisi di dalam kapal. Muncul laporan mengenai kekurangan pasokan dan kerusakan sistem saluran air, sementara keluarga para awak kapal menyuarakan kekhawatiran terkait memburuknya kondisi kesehatan mental para personel.

Anggota Kongres dari Partai Demokrat menyatakan kemarahan dan mendesak Angkatan Laut untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai laporan kekurangan pasokan serta masalah kesehatan mental di kapal Lincoln. Pihak Pentagon telah membela kondisi di kapal tersebut.