Kegiatan tersebut diikuti 38 peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan yang ingin menguasai keahlian memangkas rambut sebagai bekal untuk bekerja maupun membuka usaha sendiri. Pemilihan kios sebagai ruang praktik membuat peserta merasakan suasana usaha yang sesungguhnya, dekat dengan denyut ekonomi warga sehari-hari.

Wakapolres menilai keikutsertaan peserta dari berbagai ormas menjadi cerminan kemitraan yang hangat antara kepolisian dan masyarakat Kota Bekasi. Menurutnya, antusiasme yang ditunjukkan para peserta merupakan pijakan yang baik untuk menekuni profesi baru.

"Ilmu ini akan terasa manfaatnya bila terus diasah. Kuasai tekniknya, jaga kerapian alat, dan layani setiap orang yang datang dengan ramah, karena kepercayaan pelanggan adalah modal yang paling berharga," ujar Davis.