"Dia (Imanuel) kabur sekitar empat hari," jelasnya.

Diketahui, Imanuel kabur dari Lapas Kelas II A Ambon usai membobol plafon dan memanjat tembok memakai sarung, Minggu (23/8) pukul 04.30 WIT. Napi itu kabur memanfaatkan kondisi lapas yang minim penerangan.

"Selain listrik, terdapat juga kosongnya Pos Menara Atas 2 karena keterbatasan personel, sehingga pengawasan di area perimeter tidak optimal," kata Kepala Lapas Kelas II Ambon, Sumarwoto Hendra Budiman kepada wartawan, Selasa (25/8).