Periksa keran, wastafel, shower, dan pipa. Jika terdapat kebocoran, segera perbaiki agar tidak ada sumber air yang terus-menerus tersedia bagi semut.

Jangan membiarkan wastafel, bathtub, atau lantai kamar mandi dalam kondisi basah terlalu lama. Lap dan keringkan area tersebut setelah digunakan.

Gunakan exhaust fan atau dehumidifier jika kamar mandi memiliki tingkat kelembapan tinggi. Sirkulasi udara yang baik dapat membantu membuat kamar mandi tidak terlalu lembap.

Periksa bagian sekitar ubin, jendela, pintu, ventilasi, dan area lain yang memiliki celah. Tutup retakan atau lubang yang dapat menjadi jalur masuk semut. Bagian sekitar perpipaan juga tidak boleh luput dari pemeriksaan.

Simpan perlengkapan mandi seperti sabun, sampo, dan produk lainnya dengan rapi. Jika memungkinkan, gunakan tempat penyimpanan yang tertutup. Pastikan pula tidak ada sisa produk yang menempel dan menjadi sumber makanan bagi semut.

Gunakan tempat sampah yang memiliki penutup dan jangan membiarkan sampah menumpuk terlalu lama. Buang sampah secara rutin untuk mengurangi sumber makanan yang mungkin menarik semut.

Jika semut tetap muncul meski kamar mandi sudah dibersihkan, perhatikan jalur pergerakannya. Periksa kemungkinan sarang berada di rongga dinding, bawah lantai, atau area sekitar perpipaan.

Artikel ini telah tayang di detikProperti.