"Magelang itu kemarin saya datang berkunjung ke sana dia sudah 101 rumah. Hampir semua di Jawa lah," ucapnya.
Di luar Pulau Jawa, bedah rumah juga dilaksanakan di Sulawesi. Selain itu, juga aktif melaksanakan bakti sosial seperti dapur umum hingga bantuan lainnya.
"Jadi saya melihat dari Sulawesi ini, terkhusus Sulawesi Selatan itu bedah rumah. Jadi banyak bedah rumah yang sekarang di periode ketuanya sekarang," paparnya.
"Pada waktu periode saya di Sulsel itu kita banyak membagi sembako apalagi waktu Covid, termasuk vaksin. Selama Covid kita buka dapur umum dengan kodam, TNI. TNI/Polri yang masak dapurnya kita suplay makanannya semua, selama Covid itu," lanjut mantan Ketua PSMTI Sulsel itu.
Wili menjelaskan, bantuan dari PSMTI seluruhnya berasal dari donator, pengurus hingga pemerhati. Termasuk dari perusahaan-perusahaan yang menyalurkan program corporate social responsibility (CSR).
"Jadi memang organisasi ini, semuanya itu donatur-donatur dari pengurus maupun pemerhati. Karena kita tidak ada dana bantuan pemerintah, semua itu murni dari iuran anggota, sponsor perusahaan yang mau kasih CSR-nya kita salurkan," tuturnya.
PSMTI juga berperan aktif dalam mendanai dan menginisiasi pembangunan jembatan gantung di berbagai pelosok daerah untuk mempercepat pemerataan infrastruktur dan konektivitas warga desa.
"PSMTI tahun 2025-2026 sudah bangun 7 Jembatan Gantung," kata Wilianto Tanta.